Kamis, 30 September 2010

Keliling Blog, Beli Buku, Atau Nonton Televisi

Judul posting kali ini berkaitan dengan upaya memperoleh informasi atau pengetahuan. Jika saya menuliskan blog, buku, dan televisi, maksudnya adalah bahwa blog mewakili media internet, buku mewakili media cetak, dan televisi mewakili media siaran. Jadi memang sudah sedemikian banyak pilihannya.

Meskipun sama-sama bisa menjadi sumber informasi dan pengetahuan, ketiga media di atas masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Dan itu tergantung kepada jenis dan kualitas informasi yang kita harapkan, kemudahan dan nilai pengorbanan yang diperlukan. Karena semuanya terkait kepada sarana fasilitas, maka sarana yang anda miliki saat ini juga ikut menentukan pilihan.

Pilihan yang paling umum saat ini adalah media siaran, khususnya televisi. Saya kira saat ini hampir semua keluarga memiliki televisi. Dan dengan banyaknya stasiun televisi saat ini maka tak ada alasan kita tertinggal informasi terkini. Salah-salah malah bisa mabuk informasi.

Kelemahannya, kita tidak bisa memilih informasi sesuai kebutuhan kita. Bahkan banyak orang sudah mulai mengeluhkan kualitas informasi yang tersaji, khususnya bagi anak-anak. Apa yang diprogramkan para stasiun, itulah yang bisa diperoleh.

Pilihan lainnya adalah buku atau surat kabar. Informasi dari buku jelas lebih khusus dan mendalam, tapi anda harus menyisihkan sejumlah dana untuk beli buku tersebut. Dan kini sudah makin mahal harganya.

Bila orang hanya membutuhkan sebagian informasi saja atau ingin mengetahui selintas dari suatu buku, pilihannya adalah pinjam buku. Dari perpustakaan atau pinjam ke teman. Pinjam buku juga membuat kita segera membaca buku tersebut, tidak ditunda-tunda seperti buku milik sendiri.

Nah, pilihan lainnya yang kini sudah semakin diminati adalah dengan keliling blog mencari informasi di internet. Bagi yang sudah memiliki komputer dengan fasilitas internet, cara ini merupakan cara paling praktis, cepat, dan banyak pilihan informasinya.

Kelemahan informasi di internet adalah kualitas informasi yang tidak jelas pertanggungjawabannya. Pembacalah yang harus bijaksana menyikapinya. Karena tidak semua tulisan memberikan rujuan atau sumber yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.

Apalagi untuk blog, dimana bertaburan blog personal dengan kebebasan amat tinggi dalam mempublish tulisan. Pengalaman pribadi, opini pribadi, curhat, bercampur-aduk dengan berita-berita yang sedang ngetrend di masyarakat.

Namun informasi yang berkualitas juga tidak sedikit di blog. Banyak pemilik blog yang rajin menulis ulang pengetahuan berharga di buku-buku atau media cetak lainnya, atau berbagi pengetahuan yang memang menjadi keahliannya. Disinilah manfaat lebih dari media internet menjadi terasa.

Selengkapnya.....

Selasa, 14 September 2010

Idul Fitri Keliling Blog

Salah satu kegiatan pada saat Hari Raya Idul Fitri adalah melakukan keliling dari rumah ke rumah untuk bersilaturahim dan bermaaf-maafan. Kegiatan ini selalu saya lakukan sejak masih kecil hingga kini, tentunya dalam lingkungan yang berbeda. Biasanya dilakukan setelah Sholat Ied dan ziarah ke makam.

Dalam dunia blogging, ritual semacam itu juga terjadi. Para blogger, khususnya yang muslim, saling mengunjungi blog untuk menaruh komentar ucapan selamat Idul Fitri dan bermaaf-maafan. Sudah hal yang umum jika kebanyakan isi postingan adalah seputar Idul Fitri dan acara yang berkaitan, seperti mudik misalnya.

Saat-saat menjelang hari raya dan setelahnya tampak terjadi penurunan intensitas kegiatan. Acara blogwalking menurun, begitu juga acara update artikel pada sebagian blog. Umumnya memiliki kendala yang sama, yaitu kesibukan offline dalam rangka merayakan Idul Fitri.

Suasana Idul Fitri memang sedikit menyulitkan para blogger menjaga kontinuitas bloggingnya. Apalagi bagi yang mudik ke luar daerah, dimana sarana berinternet juga tidak tersedia. Cari warnet yang buka juga susah tentunya.

Tidak terlalu menjadi masalah. Dan jelas merayakan Idul Fitri bersama segenap keluarga memiliki prioritas yang jauh lebih tinggi. Tokh beberapa hari kemudian sudah terlihat banyak yang aktif blogging kembali. Keliling blog saling bermaaf-maafan.

Selamat Idul Fitri 1431 H. Minal Aidin Wal Faizin. Mohon maaf lahir dan batin.
Selengkapnya.....

Senin, 09 Agustus 2010

Bisnis Yang Cepat Balik Modal

Anda mencari bisnis yang cepat balik modal ? Harap berhati-hati jika anda melakukan keliling blog untuk mencari jenis bisnis yang cepat balik modal. Mengapa ? Karena kemungkinan besar anda akan bertemu dengan beragam penawaran usaha atau sales letter yang menjanjikan hal tersebut.

Sebagai contoh adalah bisnis reseller dan bisnis afiliasi. Beragam produk yang ditawarkan, dari produk online seperti ebook hingga produk fisik kebutuhan sehari-hari. Ada juga penawaran software untuk mengelola bisnis atau mengelola sistem penjualan, dan sebagainya.

Mengapa harus berhati-hati ? Apakah banyak penipuan disana ?

Bukan begitu. Saya tidak sedang membahas masalah penipuan. Mungkin saja ada satu-dua yang demikian, tapi yang lebih penting adalah mindset bisnis yang anda punyai. Apa yang mendasari langkah anda mencari bisnis yang cepat balik modal.

Benarkah balik modal secara cepat yang anda cari dalam bisnis ? Ataukah total keuntungan yang besar secara kontinyu setiap bulannya ? Jika yang pertama yang anda cari, jangan khawatir, anda akan mudah mendapatkannya. Tapi jika yang kedua, ada proses yang harus anda lalui, tidak bisa secara instant.

Kecepatan balik modal tergantung kepada berapa besar margin keuntungan yang diraih per penjualan. Jika anda berjualan produk afiliasi dengan keuntungan 100%, maka cukup sekali terjadi penjualan sudah bisa dianggap balik modal. Namun modal itu kan memang kecil saja, katakanlah 150 ribu rupiah.

Bagaimana jika anda ingin mendapat penghasilan stabil dari keuntungan sebesar 6 juta per bulan ? Maka diperlukan penjualan sebanyak 40 unit atau 40 kali transaksi. Bukan hal mudah bukan ? Nah, disinilah mindset seorang pebisnis diperlukan. Ada upaya berkelanjutan yang harus dilakukan dan dilandasi semangat pantang menyerah dalam menghadapi kendala dan kegagalan.

Selamat berbisnis !


Selengkapnya.....

Sabtu, 05 Juni 2010

Bisnis Properti, Apa Sih Menariknya ?

Berbicara tentang bisnis selalu merupakan topik menarik karena menyangkut kepentingan banyak orang. Apalagi mencari pekerjaan saat ini sudah semakin sulit. Bisnis menjadi pilihan berikutnya sebagai lahan untuk mencukupi kebutuhan hidup.

Ulasan tentang bisnis sudah beberapa kali dibuat di blog ini sebagai hasil keliling blog. Contohnya bisnis warung tenda, bisnis wartel, bisnis jamur, dan beberapa bisnis yang diulas di tulisan "Memulai Usaha". Namun bisnis properti memang belum pernah disenggol. Kita coba lihat apa menariknya di bisnis yang satu ini.

Kadang kalau mendengar istilah bisnis properti maka yang tergambar adalah bisnis para pengusaha besar dengan modal yang juga amat besar. Terbayang komplek perumahan, real estat, gedung apartemen menjulang tinggi, dan lain-lainnya yang serba 'big'. Untuk pengusaha kecil, apalagi yang baru memulai usaha, gambaran itu bisa menciutkan nyali.

Dari hasil keliling di beberapa blog tetangga, ternyata gambaran tersebut tidak sepenuhnya benar. Sebagai contoh adalah tulisan yang mengupas keuntungan bisnis properti, ternyata bisnis itu bisa dilakukan dengan modal kecil. Tentunya diperlukan beberapa kompetensi pendukung dari pelakunya. Tapi itu bisa dipelajari.

Satu hal lagi, bisnis properti sebenarnya tidak selalu bicara yang besar-besar. Bila anda berbisnis kos-kosan beberapa kamar saja sudah termasuk bisnis properti. Begitu juga bisnis rumah petakan sederhana untuk dikontrakan. Untuk kawasan pabrik bahkan ini merupakan bisnis yang menarik.

Satu hal lagi yang menarik, bisnis properti juga menjanjikan passive income, suatu pendapatan rutin yang bisa diperoleh tanpa harus aktif bekerja atau berbisnis lagi. Bayangkan saja bila anda telah memiliki beberapa usaha kos-kosan yang stabil memberi pemasukan buat anda tiap bulannya. Bisa menjadi bekal pensiun.

Blog lain yang juga menulis tentang bisnis properti adalah blognya mas Aryo. Beliau mengupas lengkap tentang bisnis properti dan bisa sebagai tempat belajar bagi yang berminat.


Selengkapnya.....

Selasa, 18 Mei 2010

Curhat Vertikal

Istilah curhat sudah sangat populer dan akrab di telinga kita. Semakin kompleksnya permasalahan hidup di jaman sekarang ini membuat kebutuhan orang untuk curhat semakin meningkat. Saya yakin anda pun pernah melakukannya dan sering juga jadi tempat kawan melakukan curhat.

Banyak pihak yang bisa kita jadikan tempat melakukan curhat. Orangtua, kawan, saudara, bahkan ada yang memiliki guru spiritual sendiri khusus untuk menampung segala curhatannya. Lha kalau itu juga dianggap belum cukup, ada juga yang menulis di blog agar lebih banyak yang mengetahuinya. Mirip diary aja.

Boleh-boleh saja menyebar curhat kemana-mana. Asalkan dipertimbangkan faktor keamanannya. Jangan sampai nanti menjadi bumerang atau menuai komplain dari pihak lain yang tersinggung. Sudah banyak lho kasus-kasus terjadi di seputar curhat.

Sebenarnya ada curhat yang lebih aman dan lebih efektif. Amannya sudah pasti namun keefektifannya baru bisa diperoleh jika dilakukan dengan cara yang benar. Curhat yang bagaimana tuh ? Curhat vertikal, yaitu curhat kepada Sang Pencipta.

Kalau anda menanyakan kepada setiap muslim pasti membenarkan hal ini. Namun anehnya tidak banyak yang memanfaatkannya secara maksimal. Bahkan lebih suka mencari beragam jenis curhat horisontal.

Saya menduga penyebabnya adalah karena dianggap kurang efektif. Dan itu dikarenakan cara yang salah. Sudah pasti hasilnya pun menjadi kurang maksimal. Nah, daripada harus menempuh resiko kurang aman, alangkah lebih baik curhat vertikal ini dipelajari cara-caranya dengan lebih baik.

Bagaimana caranya ? Dengan ditingkatkan kualitas curhatnya. Di dalam Islam ada yang dikenal dengan istilah Ikhsan. Yaitu beribadah kepada Allah seakan-akan Allah ada di depan kita. Inilah yang harus terus dilatih melalui peningkatan iman secara terus menerus.

Jika semua itu sudah bisa dicapai, saya percaya kita akan lebih sering melakukan curhat vertikal. Dengan sendirinya curhat horisontal semakin berkurang dan kita terhindar dari kemungkinan resiko bahayanya.


Selengkapnya.....

Selasa, 16 Maret 2010

Gratisan Atau Berbayar

Beberapa hari ini saya punya hajat yang lumayan melelahkan, yaitu pindah rumah. Bertahun-tahun saya jadi kontraktor alias tinggal di rumah kontrakan, kepindahan kali ini adalah ke rumah sendiri. Di dunia blogging, ada kondisi yang agak mirip terkait dengan status rumah tersebut, yaitu di kenal ada blog gratisan dan blog berbayar.

Jika anda keliling blog, anda akan mudah membedakan antara blog yang gratisan dengan yang berbayar. Blog yang gratisan alias nebeng domain, maka nama domain URL nya ada nama domain pemilik, sehingga terlihat cukup panjang. Contohnya blog ini adalah blog gratisan yang nebeng ke bloger.com, makanya ada kata blogspot.

Ada juga yang nebeng ke wordpress, contoh suarakelana.wordpress.com. Blogspot dan wordpress adalah dua domain besar yang sering dipakai oleh peminat blog gratisan. Untuk penyedia lokal, kalau nggak salah ada dagdigdug, blogdetik, dsb. Kebanyakan blogger biasanya mencoba yang gratisan dulu sebelum memiliki blog berbayar.

Sedangkan blog yang berbayar adalah yang memiliki domain dan hosting sendiri, dengan cara menyewa ke jasa penyedianya. Domain disewa tahunan, setelah setahun bisa diperpanjang dengan membayar sewa lagi atau berhenti. Format nama URL blog berbayar adalah namadomain.ext, dimana extentionnya bisa memilih com, info, dll. Ada aturannya apakah untuk pribadi, pemerintah, dll.

Kelebihan blog berbayar adalah menyangkut keleluasaan dalam mengatur blognya. Untuk blog gratisan biasanya harus mematuhi ketentuan dari sang pemilik. Harus menyetujui Term Of Servicenya. Beberapa fasilitas yang dimiliki blog berbayar juga tidak ada dalam blog gratisan.

Namun bila menyangkut kualitas content blog,pengelola blog merupakan faktor yang paling menentukan. Jangan heran bila kita menjumpai beberapa blog gratisan dengan konten yang sangat bagus melebihi banyak blog berbayar. Contoh blognya Kang Rohman, tempat saya banyak belajar tentang blogspot.

Itulah sekilas mengenai blog gratisan dan berbayar, sebagai bekal pengetahuan saat keliling blog. Mohon maaf bila ada info yang kurang akurat dan kurang lengkap, karena saya juga baru belajar dengan blog gratisan.

Selengkapnya.....

Minggu, 07 Maret 2010

Keliling Dari Desa Ke Desa

Jika anda melakukan keliling blog, anda tak ubahnya melakukan kunjungan dari desa ke desa. Desa disini mungkin lebih tepat disebut komunitas. Ada komunitas penggemar puisi, ada komunitas belajar blogging, komunitas bisnis online, komunitas penggemar film, musik, dan lain sebagainya.

Sebuah blog bisa dikelompokkan dalam komunitas tertentu biasanya tergantung tema yang dipilih blog tersebut. Dan karena ketentuan dari mbah Google yang lebih mengutamakan hubungan link antar blog setema, maka blog-blog dengan tema yang sama cenderung akan berkelompok membentuk suatu komunitas. Link yang terbentuk diantara mereka akan membantu menaikkan peringkat PR masing-masing blog.

Jika saat keliling anda masuk lebih dalam ke suatu komunitas, anda akan menjumpai keunikan-keunikan yang menjadi ciri suatu komunitas. Biasanya ada aturan tak tertulis yang menjadi pedoman berinteraksi di antara sesama blog. Dan sebagaimana juga di masyarakat alam nyata, pelanggaran terhadap aturan ini akan membuat suatu blog jadi aneh sendiri. Bahkan bisa dikucilkan.

Sebagai penambah ramai suasana, kadang suatu blog mengadakan kontes. Topik kontes biasanya sesuai tema blog tersebut. Sebagai contoh yang saat ini juga masih berlangsung adalah kontes SEO ekonomis yang mengusung tema Efek Blogging Terhadao Motivasi Diri. Jelas terlihat blog ini memiliki tema yang terkait dengan motivasi.

Selain untuk memeriahkan suasana, suatu blog menyelenggarakan kontes adalah sebagai sarana promosi blog agar lebih dikenal. Akan dipersyaratkan agar peserta kontes memberikan backlink kepada blog penyelenggara. Anda tentu tahu betapa berharganya backlink berkualitas bagi suatu blog. Dan meskipun kontes ini terbuka bebas bagi blog dengan tema apa pun, tapi blog setema dalam komunitasnya tentunya akan mendukung penuh.

Jika kontesnya bertema SEO, jurinya biasanya adalah mabh Google sendiri. Posisi blog peserta dalam ranking pencarian google bila diketik keyword yang menjadi target kontes akan menentulan siapa pemenangnya. Jadi nggak perlu repot-repot merekrut tim juri. Dan kredibilitas juri yang satu ini tidak akan diragukan atau dikomplain oleh peserta mana pun.

Sekian dulu cerita keliling dari desa ke desa, kelak disambung lagi.
.
.
Baca juga :
> Keliling Perbatasan
> Keliling Blog = Blogwalking ?
> Artikel-artikel hasil Keliling Blog

Selengkapnya.....

Kamis, 04 Maret 2010

Keliling Perbatasan

Perjalanan tadi siang di sekitar wilayah Cibubur-Cileungsi-Bekasi mengingatkan perjalanan 25 tahun lalu saat keliling jalan-jalan di rute yang sama. Ternyata 25 tahun mengubah banyak hal. Benar-benar terasa bukan di rute yang sama.

Bukan karena dulu cuma naik angkot dan usel-uselan dengan penumpang lainnya bermandi segala aroma. Bukan juga karena dulu sedang dimabuk cinta sehingga semua indah terasa. Namun memang sebenarnya bahwa rute keliling ini telah berubah segalanya.

Pertambahan penduduk ibukota memang sedemikian pesatnya sehingga ibarat air maka ia meluap kemana-mana. Bekasi yang dulu terasa jauh amat jauh ke pelosok desa, kini tak ubahnya kota dengan segala kelengkapannya. Dan memang betul-betul kota.

Perumahan di sepanjang rute ini tek terkira banyaknya. Dari yang paling mewah hingga alakadarnya. Bukit-bukit juga lenyap entah kemana menjadi rata penuh manusia. Dimana gerangan jalan-jalan sunyi yang dulu nyaris tanpa suara ? Kini yang ada hingar bingar semata.

Kendaraan yang dulu jarang melintas kini sambung menyambung tiada putusnya. Truk-truk besar mengangkut material menjadi tanda wilayah yang sedang sibuk diubah. Sepoi angin segar digantikan udara berdebu dan penuh asap knalpot.

Inilah gambaran perubahan saat saya melakukan perjalanan keliling di salah satu perbatasan ibukota.
.
.
Baca juga :
> Keliling Dari Desa ke Desa
> Keliling Blog = Blogwalking ?
> Artikel-artikel hasil Keliling Blog

Selengkapnya.....

Kamis, 25 Februari 2010

Yang Paling Dicari Netters

Pernah saya iseng-iseng melihat-lihat, kata apa sih yang paling banyak diketikkan oleh netters saat keliling blog ? Artinya, topik apa sebenarnya yang paling dicari atau diminati oleh para pengelanan dunia maya.

Sebenarnya sih dari mendengar kata orang dan menebak-nebak, saya sudah menduga kata apa yang paling banyak dicari. Cuma setelah saya coba dan banding-bandingkan, wow...luar biasa. Jumlahnya amat jauh melebihi pencarian kata lainnya. Mengalahkan kata bisnis, usaha, belajar, ilmu, bekerja yang selayaknya mendapat banyak perhatian.

Kata (istilahnya keyword ya... ) apakah gerangan ? Apalagi kalau bukan si tiga huruf itu. Bisa ditulis sex atau sek, sama saja dua-duanya amat banyak dicari. Tidak jelas, dari kelompok usia mana yang paling berminat mencarinya, belum pernah dengar penelitian tentang itu.

Di bidang apa saja, kalau banyak yang mencari maka banyak pula penyedianya. Pemenuhan pasar, istilah bisnisnya. Dan jaminan trafik tinggi kelihatannya. Pernah saya baca kalau blog-blog bertema kelamin ini selalu menduduki rekor trafik pengunjung yang tinggi. Tidak selalu dengan keyword sex memang, tapi masih saudara dan kerabatnya, seperti bugil, telanjang, dan sejenisnya.

Eh, jangan-jangan saya menulis begini nanti ada penggemarnya yang nyasar kesini. Ya nggak papa, tokh enggak akan menemukan yang dicarinya. Sori ya, usah kecewa !



Selengkapnya.....

Selasa, 23 Februari 2010

Keliling Blog = Blogwalking ?

Blogwalking, sering disingkat BW, adalah kata yang amat akrab di kalangan bloger. Seperti dolan-dolan keliling ke rumah kerabat, teman atau tetangga di alam nyata, blogwalking merupakan kegiatan penting bagi seorang bloger untuk menjalin silaturahim. Blogging tanpa blogwalking ibarat seorang pertapa yang hidup menyendiri di dunia.

Namun jika blog ini punya nama keliling blog, itu sama sekali bukan dimaksudkan ke arah istilah blogwalking. Meskipun artinya hampir sama. Bahkan dulu sewaktu memberi nama blog ini saya belum paham apa itu blogwalking, baik secara istilah maupun secara ritualnya.

Keliling blog dimaksudkan seperti yang tertulis di tagline, yaitu kegiatan keliling ke blog-blog yang dipilih berdasarkan keyword tertentu. Tidak seperti blogwalking yang tujuannya untuk menyapa dan berkomentar, keliling blog hanya untuk membaca isi blog. Informasi yang didapat itulah yang diulas dan disampaikan ke para pembaca plus link ke sumber materi sekalian. Sesekali berkomentar tapi tidak harus.

Tentu saja blog ini dibuat agar memberi manfaat bagi pembacanya. Tidak usah capek-capek membukai blog satu persatu, tapi bisa mendapatkan hal yang dicarinya. Memang sih masih banyak kekurangan disana-sini, maklum kegiatan keliling blog lumayan butuh waktu. Namun sama sekali tidak sia-sia karena saya juga ikut belajar sekalian.

Agar blog ini rajin update makanya diselang-seling dengan tulisan lepas yang tidak terlalu repot menyiapkannya. Termasuk celoteh harian ini. Doakan saja saya masih diberi kesehatan untuk terus keliling blog. Oya, kalau ada yang ingin pesan topik tertentu silakan isi komentar. Ciau....
.
.
Baca juga :
> Keliling Dari Desa ke Desa
> Keliling Perbatasan
> Artikel-artikel hasil Keliling Blog
Selengkapnya.....

Senin, 22 Februari 2010

Demi Alexa

Penasaran dengan perilaku tante Alexa, dengan memperhatikan saran-saran dari blog tetangga, akhirnya saya lakukan beberapa perubahan pada blog ini. Buat apa lagi kalau bukan buat menarik perhatian tante Alexa tersayang. Sehingga blog ini bisa lebih baik di matanya.

Kalau bicara tamu, blog ini memang tidak banyak tamunya. Selain memang jarang silaturahim ke blog tetangga, isi blog ini memang tergolong acak adul. Tidak punya niche, kata seorang kawan. Akibatnya, kata kunci yang disasar juga tidak jelas.

Sebenarnya dulu punya maksud ingin rajin keliling blog, mengumpulkan informasi bagi pembaca. Apadaya, nafsu besar tenaga kurang. Keliling blog nya jarang, begitu juga posting hasilnya.

Padahal potensi menarik pengunjung dari artikel hasil keliling blog cukup lumayan. Terbukti walaupun tidak pernah blogwalking, masih ada juga pengunjung yang datang. Penariknya ya beberapa postingan hasil keliling blog tadi.

Nah, karena dari trafik memang kurang, saya coba deh untuk lebih rajin posting. Yaitu melalui label celoteh harian. Barangkali saja tante Alexa bisa tergerak hatinya karena melihat kerajinan saya. Eksperimen coy...

Yang lain-lainnya tetap ada. Puisi sengaja dipisah tersendiri. Kali aja ada yang mau nyumbang puisi. Untuk keliling blog semoga juga dapat ide topik yang bagus dan dibutuhkan pembaca.

Selengkapnya.....

Jumat, 12 Februari 2010

Efek Blogging Terhadap Motivasi Diri

Saking besarnya efek blogging terhadap motivasi diri saya, akhirnya saya buat lagi tulisan ini di blog gratisan saya yang lain. Dalam hal ini tentu saja motivasi untuk memeriahkan kontes SEO Ekonomis yang diselenggarakan Blog Motivasi Mental milik mas Fadly Muin. Mau tahu apa bedanya kalau dibuat di blogspot.

Harus diakui memang blogging memberi warna tersendiri bagi kehidupan para pelakunya. Itu mereka akui sendiri dalam berbagai tulisan atau pun komentar yang muncul. Dengan beragam alasan dan tema yang diusung, mereka berbondong-bondong meramaikan jagad blogosphere. Motivasi apa sajakah ? Kita akan kupas lebih lanjut.

Seperti tulisan sebelumnya, saya juga akan memulai dengan mencari tahu apa pengertian dari motivasi.
Saya teringat pernah googling mencari definisi dan uraian tentang motivasi. Di wikipedia ada penjelasannya namun kurang pas dengan keinginan saya. Akhirnya yang saya inginkan saya dapat di Squidoo.com. Disana dituliskan bahwa motivasi adalah sebuah alasan atau dorongan seseorang untuk bertindak. Orang yang tidak mau bertindak sering kali disebut tidak memiliki motivasi.

Pada dasarnya semua motivasi itu datang dari dalam diri, faktor luar hanyalah pemicu munculnya motivasi tersebut. Dari sini terlihat bahwa efek blogging terhadap motivasi diri sifatnya adalah memicu, memberikan dorongan agar seseorang bisa mengeluarkan seluruh potensi dirinya. Bagaimana selanjutnya ia bertahan menghadapi kendala tergantung seberapa besar motivasi internal di dalam dirinya.

Pada proses selanjutnya, faktor internal dan eksternal saling mempengaruhi secara timbal-balik dalam membentuk motivasi. Suasana blogging yang bergairah akan berefek positif, dan begitu pula sebaliknya. Stabil atau tidaknya, konsisten atau tidaknya, akhirnya berpulang kepada motivasi internal seseorang.

Begitulah kira-kira sedikit kupasan tentang efek blogging terhadap motivasi diri. Semoga ulasan yang sedikit ini bermanfaat untuk semakin menggairahkan jagad blogosphere.

Selengkapnya.....

Selasa, 19 Januari 2010

Memulai Usaha

Kakek-nenek dan para paman saya adalah pedagang. Beberapa tahun lalu saya pernah tanya bagaimana mereka dahulu memulai usaha, jawabannya : ya mulai saja, nanti jalannya akan ketemu sendiri. “Wah, nekat !”, ujar saya, “Kalau sekarang saya mempelajari dulu, googling cari info di internet”. “Terus sekarang sudah mulai belum ?”, mereka balik bertanya. Hi..hi..hi..., bell...llum !

Itulah, ternyata bukan hal mudah untuk membulatkan hati memulai suatu usaha atau bisnis. Para pendahulu kita, karena keterbatasan akses informasi dan karena faktor kemendesakan, tidak sempat bertele-tele dalam persiapan. Paling banter bertanya sekedarnya kepada teman atau sesepuh yang sudah berpengalaman. Sedangkan kita, informasi sudah seabreg juga tetap ragu mengambil langkah.

Tapi sebaiknya memang tidak grasa-grusu, apalagi bagi anda karyawan yang ingin pindah kwadran menjadi pebisnis. Pun jika keputusan sudah diambil, cara memulainya juga perlu dipelajari dan direncanakan dengan baik. Jangan tergoda ingin disebut sebagai entrepreneur sejati, lha wong memang masih pemula kok.

Untuk membantu anda, saya sudah keliling blog mengumpulkan informasi tentang cara memulai usaha. Sangat banyak dan bagus-bagus materinya. Namun harus saya akui jika kebanyakan memang berbicara bisnis online, karena mencarinya juga di dunia online kan ? Jangan khawatir, sudah saya seimbangkan porsi on line dengan yang off line. Lagi pula, yang on line pun ternyata tidak sulit diikuti karena sudah dikemas agar bisa dijalankan oleh semua orang. Berikut hasil-hasil keliling blog :

www.squidoo.com mengkhawatirkan banyak orang memulai bisnis dengan cara yang salah, menggunakan gaya jaman revolusi industri. Cara jaman sekarang ditunjukkan disini.

Degra simba menawarkan bisnis untuk produk inovatif penguras septitank tanpa disedot. Bagus bagi anda yang punya problem septitank penuh /wc bau dan juga ingin mulai berbisnis. Cara-caranya sederhana dan mudah diikuti.

bi.konblog.com mengutip tulisan Arifin Nova yang menyajikan tips 10 cara mudah memulai usaha.

adityafajar.com mengambil tulisan dari StartupNation.com, menulis tentang 10 langkah membuka usaha. Meskipun referensinya dari luar sono, tapi materinya cukup universal untuk diterapkan di negeri kita.

mulaibangkit.com menyajikan tulisan mengenai cara memiliki toko on line.

bisnisukm.com mengajak anda untuk belajar membisniskan makanan, bukan hanya bisa membuatnya saja.

idebisnisusaha.com juga berbicara tentai memulai usaha makanan

in-tips.com akan membantu anda yang ingin berbisnis tapi merasa ragu-ragu, takut, dsb untuk memulai.

pukatbangsa.wordpress.com menawarkan kepada anda yang merasa kebanyakan dengan 10 langkah, yaitu dengan tips 8 langkah memulai usaha. Lumayan, ada dibahas juga masalah asuransi dan perpajakan.

dcparfum.com menyajikan tulisan seorang akademisi dan marketing inspirator berjudul kiat memulai usaha dengan modal kecil. Pembahasannya cukup lengkap.

irwinday.web.id menyajikan informasi lengkap untuk anda yang ingin memulai usaha warnet. Harga-harganya aja kali ya yang perlu disesuaikan dengan kondisi sekarang.

zainalafandi.blogspot.com menyajikan tulisan dengan judul bagaimana memulai usaha. Tulisannya diawali dengan kalimat berikut :” Blog kali ini saya sadur dari tulisan dalam blog mas yoyok semoga menginspirasi temen2 yang masih TDB ataupun AMPHIBI”.

pengusahamuslim.com mengupas tentang 10 kesalahan yang dilakukan pengusaha saat memulai usaha. Paling tidak 10 kesalahan ini bisa dihindari, lumayan banyak tuh. Meskipun demikian, anda tetap harus waspada kemungkinan ada kesalahan yang ke 11, 12, dst. Kalau anda menemukan, tolong tulis ya di komentar.

konsultanide.blogspot.com menyajikan 9 trik/kiat memulai usaha. Tulisan yang dihimpun dari berbagai sumber ini diharapkan menepis keragu-raguan anda untuk segera action.

nizard.bloggergarut.or.id memberikan cara memulai usaha dengan metode pemecahan masalah. Mau tahu ? Silakan klik blognya.

www.suaramedia.com menyajikan artikel tentang memulai usaha rumahan dengan anggaran terbatas. Hoayoo, yang beralasan modal silakan baca..

bikin.web.id menulis tentang perdagangan antar pulau. Modal bisa kecil, menengah, atau besar.

www.waralabaku.com menulis tentang memulai usaha dari sebuah gagasan.

id.88db.com juga berbicara tentang gagasan dalam bisnis.

www.eramuslim.com memberikan kesempatan tanya jawab mengenai cara memulai usaha.

bisnis.vivanews.com menyajikan tulisan agak berbeda tentang permodalan usaha di tahap awal. Jika banyak tulisan membahas peran modal bank, disini dibahas usaha dari modal non bank. Merupakan artikel bersambung.

www.annangmustofa.com menantang kita untuk melakukan evaluasi diri dan memberikan beberapa persiapan sebelum memulai usaha.

Nah, gimana ? Sudah bertambah yakin untuk memulai ? Jika semakin ragu, ya jangan dipaksakan. Jadi karyawan, asalkan profesional juga tidak kalah baiknya. Kalau semua jadi pengusaha, lha siapa yang jadi karyawannya. Iya, to ?


Selengkapnya.....

Selasa, 05 Januari 2010

Budidaya Jamur

Apa sih jamur itu sebenarnya ? Ketombe dibilang jamur, yang nempel di pohon mati juga jamur, dan yang enak disayur itu juga jamur. Jamur mana yang ingin dipelajari ? Lebih baik yang enak disayur. Mumpung udah lama gak keliling blog, mari kita cari situs-situs yang menulis tentang budidaya jamur.

Biar enggak bingung apa itu jamur, baca dulu pengertiannya di wikipedia.
Samasekali di luar dugaan saya bila jamur ternyata banyak sekali mengandung senyawa-senyawa yang berkhasiat bagi kesehatan tubuh kita. Silakan anda baca di gizi.net untuk mengetahuinya.

Beberapa situs berikut khusus membahas tentang jamur, diantaranya ada yang menyediakan forum tanya jawab.
http://usahajamur.co.cc/
http://budidayajamur.com/ >> disini ada tanya jawab
http://jamurlestari.com/ >> disini menyediakan bibit

Jamur yang bentuknya seperti kerang atau tiram disebut Jamur Tiram. Berikut situs yang membahas tentang budidaya Jamur Tiram.
suarakelana.wordpress.com
permimalang.wordpress.com
pringkuning.multiply.com
oktavita.com
myviewin.com
bbpp-lembang.info
koranbanten.com
tabloidgallery.wordpress.com

Selain Jamur Tiram, ada jamur yang sering kita jumpai berbentuk bulat-bulat. Namanya Jamur Merang. Berikut cara budidayanya.
mahasiswanegarawan.wordpress.com
citizennews.suaramerdeka.com
iptek.net.id

Selain itu, ada juga Jamur Kuping. Mestinya ini sepertti kuping (telinga). Relatif lebih awet dibanding jamur sebelumnya. Baca cara budidayanya di situs-situs berikut.
surgaku.com/
jamur-kita.blogspot.com/
mediapendidikancubg.wordpress.com/
harianjoglosemar.com/

Sudahkah anda tertarik mencoba ? Kalau saya sudah. Jika anda belum, teruskan saja keliling blognya sendiri. Saya enggak ikut, ingin segera mencoba.




Selengkapnya.....

Kamis, 17 Desember 2009

Kebutuhan Hidup

Seorang kawan saya, yang berasal dari satu pulau kecil di kawasan timur Indonesia, pernah berceritera tentang masa remajanya di pulau tersebut. Sebagian penduduk mengandalkan hidup dari alam, dengan bertani dan menangkap ikan. Mereka berladang cukup jauh dari rumah, tinggal di ladang selama berminggu-minggu hanya dengan bekal sagu.

Tak ada bekal lauk-pauk. Teman makan sagu adalah ikan yang langsung ditangkap di laut. Menangkap secukupnya untuk lauk makan hari ini, tak ada persediaan untuk besok karena untuk besok ya dicari lagi besok. Laut menyediakan sumber ikan berlimpah, lebih dari cukup kalau hanya sekedar untuk mengisi perut. Tak ada kekhawatiran besok tak ada ikan untuk lauk.

Perkakas yang dimiliki sekedarnya saja untuk keperluan tidur dan makan. Tentu saja tak ada yang namanya radio, televisi, dan sejenisnya. Listrik tidak ada, bahkan minyak tanah tidak diperlukan karena penerangan tidak dibutuhkan. Jika dibutuhkan penerangan, mereka bisa membakar kayu-kayu kering.

Anak-anak mereka ada yang bersekolah dan ada juga yang tidak. Bekal yang mereka berikan kepada anak-anak berupa kemampuan langsung beradaptasi dengan alam, lebih banyak berupa ’on the job training’.

Mendengar kisah di atas, saya tercenung. Ternyata hidup bisa sesederhana itu, ternyata tubuh kita hanya butuh itu. Lalu dari mana datangnya berbagai kebutuhan hidup yang saat ini dirasakan oleh manusia pada umumnya di dunia ? Kebutuhan yang membuat manusia saling sikut, saling serang, menghalalkan perbuatan tidak jujur ? Kebutuhan yang terus meningkat, baik jumlah dan ragamnya, dan telah menguras habis banyak sumberdaya di bumi ini ? Apakah hasilnya sepadan, terutama bila dikaitkan dengan tujuan keberadaan manusia di muka bumi ini ? Astaghfirullah, saya pun terjebak di dalamnya.

Selengkapnya.....

Jumat, 11 Desember 2009

Resep Awet Muda

Tamu yang datang ke ruangan saya sering mengatakan bahwa saya termasuk awet muda jika dibandingkan dengan usia saya. Entah benar entah cuma basa-basi, gak penting amat sih. Yang pasti, mereka sudah berbaik hati kepada saya. Ucapan itu ’kan doa. Semoga saja saya betul-betul awet muda, minimal semangat saya. Tul apa betul ?

Sungguh suatu hal yang tidak saya sengaja bila dalam perjalanan hidup saya lebih banyak berada di lingkungan yang lebih muda usianya. Begitu lepas SMA, mulailah pengalaman saya bergaul dengan komunitas yang lebih muda. Saat mengikuti pendidikan dasar di tempat kerja, rekan-rekan saya rata-rata usianya dua tahun di bawah saya. Saat saya mengambil S-1, saya bergabung dengan rekan-rekan berusia 10 tahun lebih muda. Yah, kemungkinan besar saya memang tertinggal masa. Istilah anak saya : kacian de loe !

Di luar dunia pendidikan, saya pun mengalami hal yang sama. Saat berkesempatan memimpin satu usaha kecil, saya dikelilingi personil-personil muda usia. Segar juga hawa terasa. Dan di tempat kerja, karena mengelola produk telekomunikasi dan informasi, sebagian besar rekan-rekan kerja di garis depan juga kalangan muda usia.

Apakah karena terpaksa atau memang terbawa, irama kerja saya pun sering dibilang lupa usia. Apalagi memimpin unit bisnis dengan 20.000 pelanggan yang harus dilayani dengan SDM terbatas, tidak ada waktu untuk berleha-leha dengan alasan tua. Wawasan dan ketrampilan harus terus di update mengikuti perkembangan bisnis.

Semangat yang saya tampilkan pastinya akan mempengaruhi semangat tim secara keseluruhan. Makanya meski terseok-seok, tersaruk-saruk, saya harus jalan terus. CPU memang sudah mulai lemot, banyak hardware juga sudah mulai karatan, tapi tidak bisa jadi alasan. Beruntunglah, atmosfer muda di sekeliling bak obat awet muda penambah tenaga. Betul itu lho !

Kadang muncul juga pemikiran apakah ini tidak terlalu memaksakan diri ? Jangan-jangan dianggap tidak tahu diri dan lupa usia. Mirip Oom Boyke di lagunya Bimbo dulu. Tapi mau gimana lagi ? Seperti saya katakan di atas, saya sering kesasar ke gerbong yang lebih muda. Apakah karena saya memang pencari daun muda ? He...he...he...Gak juga, ah ! Bukan maunya saya kok ! Berdasarkan hasil survey, saya juga bukan tipe orang thukmis cunihin gitu.

Nah, sekarang saya mulai ngeblog. Awalnya sih (beberapa bulan lalu) karena tuntutan pekerjaan, tapi akhirnya tertarik beneran meski modal ilmunya pas-pasan. Kembali seperti biasanya, di dalamnya juga bertaburan anak-anak muda dan orang-orang bersemangat muda. Demikian pinter-pinter dan berwawasan luas sehingga membuat saya terkagum-kagum dan merasa tidak tahu apa-apa. Gairah saya untuk belajar terbangkitkan olehnya.

Ternyata bergaul di lingkungan anak muda yang dinamis membuat pikiran kita terbawa dinamis. Lingkungan muda yang penuh canda tawa, belum banyak diganggu beban kehidupan dan sarat memancarkan optimisme kehidupan. Kalau anda ingin merasa hidup, beradalah di lingkungan yang penuh nafas kehidupan. Kalau anda ingin merasa muda, bergaullah di lingkungan yang penuh gelora semangat muda.

Nah, sekarang sudah jelas kan bagaimana resep awet muda yang saya maksudkan ? Semoga saja para kaum muda tidak terganggu karenanya.


Selengkapnya.....

Program Akselerasi Sekolah.

Pada saat anak sulung saya mendaftar masuk SMA, karena prestasinya yang baik ia ditawari pihak sekolah untuk ikut program akselerasi dua tahun. Anak saya dan saya (kami kompak mengenai hal ini) menolak tawaran tersebut dan lebih memilih program SI (Sekolah Internasional) yang normal tiga tahun. Hal yang sama sekarang berulang pada anak kedua saya. Benarkah langkah kami ini ?

Mungkin karena kuper atau sibuk dengan hal lain, saya tidak tahu bahwa selama ini cukup banyak pro-kontra tentang program akselerasi di sekolah. Barulah saat saya blogging mencari bahan posting ini, saya sadar adanya pro-kontra tersebut. Dulu sewaktu saya memutuskan menolak, saya pikir keluarga kami aneh sendiri, eh tidak tahunya banyak juga yang sepaham. Mana yang benar ? Tidak tahu !

Yang saya tahu, anak-anak saya membutuhkan bekal yang lengkap untuk mengarungi masa depannya. Mereka perlu memiliki ketangguhan menghadapi kehidupan yang kompleks ini. Bukan hanya masalah karir pekerjaan saja, ada masalah keluarga, dan ada masalah sosial kemasyarakatan. Dan yang saya tahu, dunia sekolah tidak cukup membekali semua itu.

Kalau waktunya habis dijejali program akselerasi dengan materi pelajaran sekolah yang demikian padat, kapan waktunya nongkrong-nongkrong (inget masa muda nih) ?. Hidup terlalu efisien, tak pernah wasting time, selalu jadi “anak hebat”, tanpa pernah tahu rasanya gagal, buat saya bukan bekal pengalaman yang cukup untuk menghadapi pertarungan. Kurang lengkap rasanya.

Tidak perlu risau jika anda berbeda pendapat dengan saya. Kita memiliki latar belakang masing-masing yang mendasari pendapat kita. Kalau saya, yang punya ijazah SD hingga SMA dengan nomor urut 1, masuk universitas ternama tanpa test, dan saya tinggalkan begitu saja hanya karena teater dan organisasi kepemudaan, tentunya wajar kan jika punya pendapat demikian ? Dan ternyata, tantangan dunia kerja dan dunia wirausaha yang saya hadapi saat ini membutuhkan semua pengalaman saya tersebut.

Wah, jadi kepanjangan ulasannya nih. Kita mulai saja bagaimana situs/blog berbicara tentang hal ini.

http://www.smun8.net/
menyajikan informasi penerapan program akselerasi di SMUN 8 Jakarta. Saya sajikan sebagai pembuka untuk memperoleh gambaran bagaimana salah satu SMU ternama ini menerapkannya dilengkapi berbagai fasilitas yang luar biasa. Sayangnya tidak semua sekolah mampu seperti ini.

http://cendana.web.id/
mengusung judul Program Akselerasi, Perlukah ? Yang ini sepaham dengan saya.

http://apa-adanya.blogspot.com/
menuliskan pendapat seorang guru bernama Sobirin Nur, bahwa ada tahapan belajar anak yang dipangkas oleh program ini.

http://zulfa4wliya.wordpress.com/
berisi tulisan berjudul Plus Minus Program Akselerasi, memuat pembahasan yang agak berimbang.

http://www.pikiran-rakyat.com/
berisi tulisan singkat dengan judul Program Akselerasi Perlu Seleksi Ketat.

http://www.sampoernafoundation.org/
memandang perlunya perlakuan yang berbeda terhadap anak didik sesuai tingkat kecerdasannya. Disinilah program akselerasi mampu menjawabnya.

http://www.gatra.com/
dengan judul Program Akselerasi Jangan Aspek Kognitif Saja, tulisan ini dimaksudkan untuk lebih menyempurnakan pelaksanaan program akselerasi.

http://forum.kafegaul.com/
berisi diskusi tentang program akselerasi dari sudut pandang siswa. Cukup penting untuk didengarkan.

http://docs.google.com/
berisi hasil penelitian, baca saja pdfnya.

http://integralsolo.wordpress.com/
berisi tinjauan pakar psikologi tentang program akselerasi.

http://juliavantiel.multiply.com/
menulis tentang peksanaan program akselerasi selama ini yang kurang jelas arahnya dan memerlukan perubahan.

http://books.google.co.id/
buku yang membahas lengkap plus minusnya program ini.

http://202.146.5.33/kompas-cetak/
menulis kondisi pelaksanaan program dan upaya penyempurnaan yang diperlukan.

http://www.wikimu.com/
membawa judul Prinsip Percepatan Pembelajaran Untuk Mengejar Ketertinggalan, menawarkan pandangan yang lebih luas tentang maksud percepatan.

Pada akhirnya, semua terserah masing-masing. Kalau untuk saya (eh, masih ngotot mentang-mentang pemilik blog) saya sadar bahwa saya tidak akan selalu ada untuk mendampingi anak saya sepanjang hidupnya. Harus saya pastikan ia memiliki bekal ketangguhan cukup untuk menghadapi dunianya. Bukan hanya segala keteraturan seperti yang selalu ditanamkan di sekolah, tapi juga segala bentuk ketidakteraturan yang banyak dijumpai di luar sekolah. Selain tetap dengan mendekatkan diri kepada Allah, tentunya.


Selengkapnya.....

Senin, 07 Desember 2009

Tips Untuk Bahagia

Begitu banyak penyedia tips bagi orang yang sedang mencari kebahagiaan. Di dunia maya saja, kalau saya search via google keyword “tips untuk bahagia” tanpa tanda petik ada 576.000 hasil telusur. Dan kalau pakai keyword “cara untuk bahagia” tanpa tanda petik, wow… ada 1.410.000 hasil telusur. Jadi, mengapa pula kita belum juga berbahagia ?

Cara tiap orang dalam meraih kebahagiaan kemungkinan tidak selalu sama. Hal-hal yang bisa membuat anda bahagia mungkin tidak sama dengan hal-hal yang bisa membuat kawan anda bahagia. Jadi rasanya memang perlu masing-masing orang mencari tips yang cocok dengan dirinya.

Di bawah ini, saya tuliskan beberapa situs dari ribuan situs yang menyediakan tips untuk bahagia.
Ada paket hemat berisi beberapa tips saja, ada juga paket lengkap berisi puluhan tips. Silakan ditelusur, dibaca, dipahami, dan direnungkan. Barangkali saja ada yang cocok buat anda. Atau bisa saja anda ramu ulang dengan mengkombinasi dari beberapa situs. Bebas aja kok ! Yang penting anda bisa bahagia.

Bila ternyata semua itu belum juga mampu membuat anda bahagia, sepertinya anda perlu merancang ulang langkah pencarian anda. Formulanya sederhana saja sebenarnya. Cukup dengan dua langkah, yaitu :
1. Menemukenali apa yang bisa membuat anda bahagia.
2. Mendapatkan hal yang bisa membuat bahagia tersebut.

Bila anda tidak berhasil juga dalam pencarian tersebut, sepertinya yang anda cari memang tidak ada di luar sana. Kemungkinan kebahagiaan anda perlu dicari di relung hati anda yang terdalam. Atau ikuti saja cara yang saya pakai, yaitu : bahagiakan orang-orang di sekitar anda. Berat memang ! Makanya hingga saat ini pun saya belum merasa bahagia, he..he..he..

Berikut situs-situs berisi tips agar bahagia :

boscocommunity.multiply.com
disini hanya ada satu tips, cukup hemat tapi ampuh jika anda bisa memahaminya secara mendalam.

indonesia.blog.friendster.com
ada 5 tips

klub-abg.com
5 tips juga

yudiworld.com
berisi 6 tips

www.acehforum.or.id
ada 6 juga tapi beda dengan yang di atas.

organisasi.org
Ada 8 tips di dalamnya.

kkmkbogor.wordpress.com
Berisi 9 Cara Hidup Bahagia

www.emotivasi.com
Berisi 10 tips (life begins @40).

www.conectique.com
Ada 12 tips

tipsanda.com
Ada 12 tips juga

www.experiencefestival.com
Yang ini lebih ilmiah. Promonya begini :13 lokasi hal yang harus Anda ikuti untuk menjadi bahagia, paling tidak jika Anda percaya pada sains dan statistik!

www.scribd.com
Berisi 16 tips, dikutip dari Be Your Self hal 146

sholakhudin.blogdetik.com
Disini ada 17 tips.

suara01.blogspot.com
Paket berisi 18 tips.

umum.kompasiana.com
Disini ada 18 tips. Kalaupun tipsnya tidak manjur, gambar-gambar disini bisa sedikit menghibur anda.

www.senyumkita.com
Ada 19 tips di dalamnya.

www.cybermq.com
Berisi 24 tips untuk pernikahan bahagia. Cukup banyak ! Pantas saja tidak mudah menjalaninya.

www.robbanipress.co.id
30 TIPS HIDUP BAHAGIA, dan tips sebanyak ini tentunya tidak gratis lagi (ada bukunya).

www.bukabuku.com
Bukunya berisi 99 tips. Kenyang deh !

helda.info
Yang ini khusus untuk jomblo. Bayangkan, agar bahagia menjomblo saja ada tipsnya.

www.kapanlagi.com
Tips bahagia disini berhubungan dengan cara hidup sehat.

rumahkusyurgaku.melaka.gov.my
Ini tulisan dari negeri jiran, lengkap isinya.

www.rileks.com
Mencari bahagia melalui pancaindra.

pemimpi.com
Nah, bila tips yang biasa anda gunakan ternyata menjadi tidak manjur saat musim hujan, gunakan yang ini.

Semoga anda selalu mendapatkan kebahagiaan, apa pun kondisi yang anda hadapi, baik di musim panas maupun musim penghujan.


Selengkapnya.....

Rabu, 02 Desember 2009

Bank Century, terimakasih....

Gara-gara kasus bank Century demikian kerap muncul di teve, obrolan santai di keluarga saya jadi agak berubah. Hal-hal yang sebelumnya tidak pernah muncul di pembicaraan, sekarang mencuat. Setiap anggota keluarga merasa perlu mempertanyakannya.

Yang saya suka, obrolan kami tentang bank Century tidak pada gonjang-ganjing kasusnya yang memunculkan sedemikian banyak perdebatan (memang saya hindari). Tidak juga membicarakan indivisu-individu yang terlibat di dalamnya. Yang muncul adalah keingintahuan tentang perbankan. Akhirnya. masalah perbankan yang selama ini tidak pernah kami bicarakan, sekarang jadi menarik perhatian untuk bahan perbincangan.

Anak bungsu saya yang kelas satu smp menjadi tertarik untuk mengetahui aliran uang yang dia tabung. Uangnya disimpan dimana sih ? Kok bisa mengambil di atm dimana mana yang jauh dari bank ? Oleh bank uangnya disimpan saja atau dipakai dulu ? Saya berusaha menjelaskan secara sederhana sesuai tingkat usianya. Kadang kakaknya yang menjelaskan bila saya tidak siap. Terlihat pemahamannya ada peningkatan.

Anak kedua saya yang duduk di kelas satu sma punya pertanyaan lain lagi. Ia lebih tertarik kepada asal-usul bunga yang dibayarkan oleh bank kepada penabung. Dia juga menanyakan mengapa banyak orang senang meminjam uang di bank, mengapa banyak pengusaha yang kaya-kaya banyak hutangnya di bank. Pertanyaan-pertanyaan ini membuka peluang saya untuk menyampaikan konsep hutang dalam usaha. Biasanya, mana tertarik dia dengan urusan demikian.

Kalau si sulung, yang hanya seminggu sekali pulang karena kuliah di kota lain, lebih banyak membahas tentang kemungkinan-kemungkinan terjadinya penyelewengan, aturan dan kebijakan, dan hal-hal yang bersifat prosedural. Karena kami sekeluarga tidak ada yang punya basic ilmu perbankan, ya biasanya cuma bisa mengira-ira atau melakukan analisa ringan saja tentang kemungkinannya. Tapi selalu kami hindari untuk membicarakan kasus yang tengah terjadi. Karena kami memang tidak punya kemampuan tentang itu.

Karena keingintahuan anak-anak saya ini bersifat positif, saya berusaha mencari referensi seputar bank lewat berbagai media. Anak-anak saya bisa terjawab pertanyaannya, saya pun jadi ikut belajar. Makanya wajar kan kalau di judul saya mengucapkan terima kasih kepada bank Century. Bukan kepada banknya, tapi kepada pemberitaan kasusnya yang mendorong pembelajaran tentang perbankan di keluarga saya.

Ada satu yang tertinggal, yaitu komentar istri saya. Lha, kalau istri saya lain lagi. Komentarnya biasanya begini : kok ada ya orang punya uang segitu banyaknya ? Buat apa saja ya uang sebanyak itu ? (he...he...he...). Nah, kalau topiknya sudah bergeser kesini, biasanya saya akan berusaha mengalihkan topik pembicaraan. Karena sudah pasti anak-anak juga mulai terpengaruh.

Ada yang menagih janji karena belum dibelikan alat sekolahnya, ada yang lapor rencana akan berwisata bersama teman sekelas, dan lain sebagainya. Ujung-ujungnya minta disediakan uang. Kalau sudah begini topik bank Century sudah tidak menarik lagi. Maka segera saya tutup diskusinya. Seperti juga saya akhiri saja artikel ini.

Pis...ah


Selengkapnya.....

Senin, 30 November 2009

Bisnis Wartel Di Ambang Senja

Di ambang senja ? Beberapa kawan saya malah mengatakan : sudah gelap malam. Tak terbayang memang, bisnis yang sedemikian menggiurkan di era 90an, dan mencapai puncaknya di sekitar tahun 2002-2003, begitu cepat merosot hanya dalam beberapa tahun saja. Beberapa faktor disebut sebagai penyebabnya. Kali ini saya akan ajak anda untuk berkeliling melihat kondisinya saat ini di berbagai tempat, serta rencana pihak berwenang menanganinya.

Jika anda berkeliling sepanjang jalan-jalan di daerah anda, mungkin belum hilang dari ingatan anda dimana letak wartel-wartel bertebaran yang pernah ada. Satu-dua masih bertahan, sebagian besarnya telah raib ditelan perubahan. Apa sebagai gantinya ? Counter telepon genggam (hp), baik yang berteknologi GSM (seluler) atau pun CDMA.

Kita boleh menghibur diri untuk beranggapan bahwa pengusaha wartel yang bertumbangan telah mendapat lahan usaha baru berupa counter hp. Namun jangan dilupa bahwa penggunaan hp yang didukung oleh keberadaan counter-counter tersebutlah yang justru ikut membunuh wartel. Ada memang beberapa wartel yang beralih menjadi counter hp tapi jumlahnya tidak terlalu banyak. Kebanyakan ya mati suri atau mati beneran.

Beberapa situs berikut memberikan gambaran bagaimana kondisi wartel saat ini.
http://www.inilah.com/
http://easy.blogdetik.com/
http://batampos.co.id/
http://hardono.melesat.com/
http://arsip.pontianakpost.com/
http://www.jambi-independent.co.id/
http://www.radartimika.com/

Dari beberapa informasi, saat ini Telkom sedang berupaya membantu para pengusaha wartel ini beralih ke usaha warnet. Pilihannya bisa langsung beralih total menjadi warnet atau mengkombinasinya dengan usaha wartel dalam bentuk wartelnet. Beritanya bisa dibaca disini :
http://www.harian-global.com/
http://www.radarsulteng.com/
http://www.kabarindonesia.com/
http://www.ludruk.net/

Namun tidak semua siap menjalani proses peralihan ini. Sebagian karena masalah permodalan, sebagian karena kesenjangan pemahaman teknologi, dan sebagian lagi masih skeptis warnet bisa menjadi solusi bagi mereka. Pengalaman pahit yang menimpa bisnis wartel menimbulkan kekhawatiran akan terulang pada bisnis warnet. Faktor lingkungan eksternal pada bisnis ini memang demikian besar pengaruhnya untuk kelangsungan usaha. Yang dominan tentunya adalah perkembangan teknologi dan kebijakan pemerintah. Kemajuan pesat telepon genggam dalam melayani kebutuhan ngenet menjadi salah satu buktinya. Rasa skeptis ini tergambar di tiga situs berikut :
http://proposalwarnet.wordpress.com/
http://www.radartimika.com/
http://mediaalkhairaat.com/

Bisnis apa pun selalu memiliki daur hidup. Bisa panjang bisa pendek. Ambil kesempatan selagi menghasilkan. Sambil selalu siap merubah haluan.

74CHY7DH29TN



Selengkapnya.....

blogger templates | Make Money Online