Selasa, 16 Maret 2010

Gratisan Atau Berbayar

Beberapa hari ini saya punya hajat yang lumayan melelahkan, yaitu pindah rumah. Bertahun-tahun saya jadi kontraktor alias tinggal di rumah kontrakan, kepindahan kali ini adalah ke rumah sendiri. Di dunia blogging, ada kondisi yang agak mirip terkait dengan status rumah tersebut, yaitu di kenal ada blog gratisan dan blog berbayar.

Jika anda keliling blog, anda akan mudah membedakan antara blog yang gratisan dengan yang berbayar. Blog yang gratisan alias nebeng domain, maka nama domain URL nya ada nama domain pemilik, sehingga terlihat cukup panjang. Contohnya blog ini adalah blog gratisan yang nebeng ke bloger.com, makanya ada kata blogspot.

Ada juga yang nebeng ke wordpress, contoh suarakelana.wordpress.com. Blogspot dan wordpress adalah dua domain besar yang sering dipakai oleh peminat blog gratisan. Untuk penyedia lokal, kalau nggak salah ada dagdigdug, blogdetik, dsb. Kebanyakan blogger biasanya mencoba yang gratisan dulu sebelum memiliki blog berbayar.

Sedangkan blog yang berbayar adalah yang memiliki domain dan hosting sendiri, dengan cara menyewa ke jasa penyedianya. Domain disewa tahunan, setelah setahun bisa diperpanjang dengan membayar sewa lagi atau berhenti. Format nama URL blog berbayar adalah namadomain.ext, dimana extentionnya bisa memilih com, info, dll. Ada aturannya apakah untuk pribadi, pemerintah, dll.

Kelebihan blog berbayar adalah menyangkut keleluasaan dalam mengatur blognya. Untuk blog gratisan biasanya harus mematuhi ketentuan dari sang pemilik. Harus menyetujui Term Of Servicenya. Beberapa fasilitas yang dimiliki blog berbayar juga tidak ada dalam blog gratisan.

Namun bila menyangkut kualitas content blog,pengelola blog merupakan faktor yang paling menentukan. Jangan heran bila kita menjumpai beberapa blog gratisan dengan konten yang sangat bagus melebihi banyak blog berbayar. Contoh blognya Kang Rohman, tempat saya banyak belajar tentang blogspot.

Itulah sekilas mengenai blog gratisan dan berbayar, sebagai bekal pengetahuan saat keliling blog. Mohon maaf bila ada info yang kurang akurat dan kurang lengkap, karena saya juga baru belajar dengan blog gratisan.

Selengkapnya.....

Minggu, 07 Maret 2010

Keliling Dari Desa Ke Desa

Jika anda melakukan keliling blog, anda tak ubahnya melakukan kunjungan dari desa ke desa. Desa disini mungkin lebih tepat disebut komunitas. Ada komunitas penggemar puisi, ada komunitas belajar blogging, komunitas bisnis online, komunitas penggemar film, musik, dan lain sebagainya.

Sebuah blog bisa dikelompokkan dalam komunitas tertentu biasanya tergantung tema yang dipilih blog tersebut. Dan karena ketentuan dari mbah Google yang lebih mengutamakan hubungan link antar blog setema, maka blog-blog dengan tema yang sama cenderung akan berkelompok membentuk suatu komunitas. Link yang terbentuk diantara mereka akan membantu menaikkan peringkat PR masing-masing blog.

Jika saat keliling anda masuk lebih dalam ke suatu komunitas, anda akan menjumpai keunikan-keunikan yang menjadi ciri suatu komunitas. Biasanya ada aturan tak tertulis yang menjadi pedoman berinteraksi di antara sesama blog. Dan sebagaimana juga di masyarakat alam nyata, pelanggaran terhadap aturan ini akan membuat suatu blog jadi aneh sendiri. Bahkan bisa dikucilkan.

Sebagai penambah ramai suasana, kadang suatu blog mengadakan kontes. Topik kontes biasanya sesuai tema blog tersebut. Sebagai contoh yang saat ini juga masih berlangsung adalah kontes SEO ekonomis yang mengusung tema Efek Blogging Terhadao Motivasi Diri. Jelas terlihat blog ini memiliki tema yang terkait dengan motivasi.

Selain untuk memeriahkan suasana, suatu blog menyelenggarakan kontes adalah sebagai sarana promosi blog agar lebih dikenal. Akan dipersyaratkan agar peserta kontes memberikan backlink kepada blog penyelenggara. Anda tentu tahu betapa berharganya backlink berkualitas bagi suatu blog. Dan meskipun kontes ini terbuka bebas bagi blog dengan tema apa pun, tapi blog setema dalam komunitasnya tentunya akan mendukung penuh.

Jika kontesnya bertema SEO, jurinya biasanya adalah mabh Google sendiri. Posisi blog peserta dalam ranking pencarian google bila diketik keyword yang menjadi target kontes akan menentulan siapa pemenangnya. Jadi nggak perlu repot-repot merekrut tim juri. Dan kredibilitas juri yang satu ini tidak akan diragukan atau dikomplain oleh peserta mana pun.

Sekian dulu cerita keliling dari desa ke desa, kelak disambung lagi.
.
.
Baca juga :
> Keliling Perbatasan
> Keliling Blog = Blogwalking ?
> Artikel-artikel hasil Keliling Blog

Selengkapnya.....

Kamis, 04 Maret 2010

Keliling Perbatasan

Perjalanan tadi siang di sekitar wilayah Cibubur-Cileungsi-Bekasi mengingatkan perjalanan 25 tahun lalu saat keliling jalan-jalan di rute yang sama. Ternyata 25 tahun mengubah banyak hal. Benar-benar terasa bukan di rute yang sama.

Bukan karena dulu cuma naik angkot dan usel-uselan dengan penumpang lainnya bermandi segala aroma. Bukan juga karena dulu sedang dimabuk cinta sehingga semua indah terasa. Namun memang sebenarnya bahwa rute keliling ini telah berubah segalanya.

Pertambahan penduduk ibukota memang sedemikian pesatnya sehingga ibarat air maka ia meluap kemana-mana. Bekasi yang dulu terasa jauh amat jauh ke pelosok desa, kini tak ubahnya kota dengan segala kelengkapannya. Dan memang betul-betul kota.

Perumahan di sepanjang rute ini tek terkira banyaknya. Dari yang paling mewah hingga alakadarnya. Bukit-bukit juga lenyap entah kemana menjadi rata penuh manusia. Dimana gerangan jalan-jalan sunyi yang dulu nyaris tanpa suara ? Kini yang ada hingar bingar semata.

Kendaraan yang dulu jarang melintas kini sambung menyambung tiada putusnya. Truk-truk besar mengangkut material menjadi tanda wilayah yang sedang sibuk diubah. Sepoi angin segar digantikan udara berdebu dan penuh asap knalpot.

Inilah gambaran perubahan saat saya melakukan perjalanan keliling di salah satu perbatasan ibukota.
.
.
Baca juga :
> Keliling Dari Desa ke Desa
> Keliling Blog = Blogwalking ?
> Artikel-artikel hasil Keliling Blog

Selengkapnya.....

Kamis, 25 Februari 2010

Yang Paling Dicari Netters

Pernah saya iseng-iseng melihat-lihat, kata apa sih yang paling banyak diketikkan oleh netters saat keliling blog ? Artinya, topik apa sebenarnya yang paling dicari atau diminati oleh para pengelanan dunia maya.

Sebenarnya sih dari mendengar kata orang dan menebak-nebak, saya sudah menduga kata apa yang paling banyak dicari. Cuma setelah saya coba dan banding-bandingkan, wow...luar biasa. Jumlahnya amat jauh melebihi pencarian kata lainnya. Mengalahkan kata bisnis, usaha, belajar, ilmu, bekerja yang selayaknya mendapat banyak perhatian.

Kata (istilahnya keyword ya... ) apakah gerangan ? Apalagi kalau bukan si tiga huruf itu. Bisa ditulis sex atau sek, sama saja dua-duanya amat banyak dicari. Tidak jelas, dari kelompok usia mana yang paling berminat mencarinya, belum pernah dengar penelitian tentang itu.

Di bidang apa saja, kalau banyak yang mencari maka banyak pula penyedianya. Pemenuhan pasar, istilah bisnisnya. Dan jaminan trafik tinggi kelihatannya. Pernah saya baca kalau blog-blog bertema kelamin ini selalu menduduki rekor trafik pengunjung yang tinggi. Tidak selalu dengan keyword sex memang, tapi masih saudara dan kerabatnya, seperti bugil, telanjang, dan sejenisnya.

Eh, jangan-jangan saya menulis begini nanti ada penggemarnya yang nyasar kesini. Ya nggak papa, tokh enggak akan menemukan yang dicarinya. Sori ya, usah kecewa !



Selengkapnya.....

Selasa, 23 Februari 2010

Keliling Blog = Blogwalking ?

Blogwalking, sering disingkat BW, adalah kata yang amat akrab di kalangan bloger. Seperti dolan-dolan keliling ke rumah kerabat, teman atau tetangga di alam nyata, blogwalking merupakan kegiatan penting bagi seorang bloger untuk menjalin silaturahim. Blogging tanpa blogwalking ibarat seorang pertapa yang hidup menyendiri di dunia.

Namun jika blog ini punya nama keliling blog, itu sama sekali bukan dimaksudkan ke arah istilah blogwalking. Meskipun artinya hampir sama. Bahkan dulu sewaktu memberi nama blog ini saya belum paham apa itu blogwalking, baik secara istilah maupun secara ritualnya.

Keliling blog dimaksudkan seperti yang tertulis di tagline, yaitu kegiatan keliling ke blog-blog yang dipilih berdasarkan keyword tertentu. Tidak seperti blogwalking yang tujuannya untuk menyapa dan berkomentar, keliling blog hanya untuk membaca isi blog. Informasi yang didapat itulah yang diulas dan disampaikan ke para pembaca plus link ke sumber materi sekalian. Sesekali berkomentar tapi tidak harus.

Tentu saja blog ini dibuat agar memberi manfaat bagi pembacanya. Tidak usah capek-capek membukai blog satu persatu, tapi bisa mendapatkan hal yang dicarinya. Memang sih masih banyak kekurangan disana-sini, maklum kegiatan keliling blog lumayan butuh waktu. Namun sama sekali tidak sia-sia karena saya juga ikut belajar sekalian.

Agar blog ini rajin update makanya diselang-seling dengan tulisan lepas yang tidak terlalu repot menyiapkannya. Termasuk celoteh harian ini. Doakan saja saya masih diberi kesehatan untuk terus keliling blog. Oya, kalau ada yang ingin pesan topik tertentu silakan isi komentar. Ciau....
.
.
Baca juga :
> Keliling Dari Desa ke Desa
> Keliling Perbatasan
> Artikel-artikel hasil Keliling Blog
Selengkapnya.....

blogger templates | Make Money Online